SELAMAT DATANG DI SIAPABISNIS.COM ---Sumber InformAsi dan PeluAng BISNIS---......................... Silahkan jika ingin mengutip artikel di siapabisnis.com, wajib mencantumkan sumber dan link siapabisnis.com! Terimakasih.

Kamis, 14 Mei 2020

Cara Beternak Kelinci


Cara beternak kelinci. Usaha ternak kelinci memang sudah gak asing lagi di telinga anda pastinya. Usaha kelinci cukup tren bagi masyarakat Indonesia, begitu juga dengan penikmat daging kelinci yang tidak sedikit membuat usaha yang satu ini cukup di perhitungkan. Apakah anda tertarik untuk memulai usaha beternak kelinci? Kalau anda tertarik, apakah anda tau harus mulai darimana? Kali ini saya akan coba memaparkan mengenai cara – cara memulai usaha beternak kelinci.


Cara Beternak Kelinci

Cermati bibit ternak
Langkah awal yang perlu anda perhatikan baik- baik disini adalah memilih bibit yang baik yang tidak sakit atau cacat. Kelinci perlu di perhatikan di bagian mata, telinga, dan duburnya. Kelinci kecil yang sehat biasanya di mata, telinga, dan duburnya tidak berair. Mata kelinci yang berair merupakan indikasi bahwa bibit kelinci sudah terjangkit virus. Kelinci dengan bibit baik biasanya memiliki dubur dan telinga yang kering dan bersih.

Pilih lokasi strategis
Lokasi kelinci sebaiknya anda sesuaikan dengan habitat sebelumnya, semakin tepat dan cocok lokasi dan iklimnya, maka akan baik pula perkembang biakannya. Kelinci yang biasa hidup di tempat dingin maka akan menunjukkan pertumbuhan yang baik, begitu juga sebaliknya.

Buat kandang dengan tepat
Untuk perkembangbiakannya, kelinci memerlukan kandang. Dalam hal ini, anda harus cermat dalam memilih lokasi untuk membuat kandang. Apabila anda memiliki lahan yang cukup luas, anda bisa membuat kandang melebar sehingga kelinci bisa bebas bergerak. Apabila anda memiliki lahan yang sempit, anda bisa buat kandang secara bertingkat. Bahan untuk kandang pastinya anda perlu sesuaikan dengan keadaan keuangan anda. Saya sarankan apabila anda punya cukup banyak modal usaha terbak ini, buatlah kandang dengan kawat atau besi sebagai dindingnya, dengan begitu kelinci anda akan aman dari pengaruh cuaca maupun terkaman hewan di sekitarnya. Semakin tepat maka semakin baik usaha yang anda rintis.

Pakan yang bagus
Sebaiknya anda berikan pakan kelinci berupa biji – bijian, sayur – sayuran yang segar. Anda harus memberikan pakan yang selalu fresh setiap harinya karena apabila sayur – sayuran yang kita simpan selama berhari – hari di berikan kepada kelinci ternak, maka akan menimbulkan virus dan gangguan kesehatan bagi ternak anda. Makanan yang fresh atau segar dapat membuat kelinci anda tumbuh secara optimal dan berkembangbiak dengan baik.

Kenali dan antisipasi penyakit kelinci
Anda sebagai peternak utamanya harus banyak membaca dan mempelajari tentang kelinci sebagai ternak anda. Wabah penyakit dapat datang kapan saja sehingga anda perlu mengantisipasi agar kelinci anda tidak terserang wabah penyakit. Upayakan kandangnya selalu anda bersihkan agar tidak basah, lembab, kotor dan bau, akan berakibat buruk pada perkembangan kelinci. Seperti dikemukakan di atas, penyakt kelinci dapat dikenali dengan melihat mata, telinga dan duburnya. Apabila sudah anda kenali, sebaiknya bawa dokter untuk menangani ternak anda agar tidak menyebar dan menjangkit ternak lain.

Nikmati panen
Setelah anda berusaha sebaik dan semaksimal mungkin dalam merintis usaha ini, anda dapat menikmati hasil panennya. Anda dapat menjual kelinci anda sehingga daging dan kotoran kelinci dapat di optimalkan kegunaannya. Daging kelinci dapat dijual dan dimakan, sedangkan kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman sehingga tetap memiliki daya jual di pasaran.

Demikian penjelasan terkait usaha ternak kelinci, semoga bermanfaat untuk anda. siapabisnis.com

This Is The Newest Post

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon