SELAMAT DATANG DI SIAPABISNIS.COM ---Sumber InformAsi dan PeluAng BISNIS---......................... Silahkan jika ingin mengutip artikel di siapabisnis.com, wajib mencantumkan sumber dan link siapabisnis.com! Terimakasih.

Rabu, 31 Oktober 2018

Tertarik Berbisnis Ternak Hewan Langka Harus Tahu Aturan ini


Tertarik Berbisnis Ternak Hewan Langka Harus Tahu Aturan ini – untuk memulai usaha ternak harus benar benar mengerti aturan aturannya. Jangan sampai melanggar karena akan dianggap ilegal dan berpotensi melakukan tindakan kriminal. 

Memang banyak dari masyarakat Indonesia masih belum paham mengenai bisa tidaknya berbisnis ternak hewan langka.

Kali ini siapabisnis.com akan mengulas beberapa info mengenai tata cara untuk berbisnis hewan langka.


Tertarik Berbisnis Ternak Hewan Langka Harus Tahu Aturan ini

1. Didapat dari penangkaran
Menurut Balai Konservasi Keaneragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) syarat hewan langka bisa dijual atau dipelihara adalah berasal dari penangkaran dan bukan diambil dati alam. Saat diperljual belikan harus memilii dokumen yang lengkap dan legal bahwa ini merupakan dari penangkaran.

2. Merupakan hewan yang sudah generasi ketiga saat berada di penangkaran
Syarat lainnya adalah hewan langka tersebut merupakan generasi ketiga saat berada dipenangkaran. Bahasa sederhananya hewan langka cucu dari generasi pertama dari tempat penangkaran.

3. Hanya berlaku bagi hewan yang berkategori Appendix 2 saja
Syarat lainnya merupakan hewan yang berkategori appendix 2 saja, sedangkan untuk appendix 1 tidak boleh dan harus dikonservasi. Sedangkan untuk appendix 2 yang berasal dari alam langsung tidak boleh diperjualbelikan.

Sebagai informasi appendix 1merupakan hewan langka yang jumlahnya kurang dari 800 ekor.

4. Melakukan persyaratan / ijin di Balai Konservasi Sumber Daya Alam
Selanjutnya adalah melakukan pengajuan ijin ke BKSDA, salinan KTP untuk individu dan akta notaris untuk badan usaha, Surat bebas gangguan usaha dari kecamatan yang didalamnya terdapat aktivitas penangkaran dan pemeliharaan hewan dan tidak mengganggu lingkungan sekitar, bukti lengkap asal usuk indukan (hewan langka yang akan dilakukan penangkaran), BAP kesiapan teknis seperti kandang dan kesiapan secara menyeluruh untuk memelihara hewan, Surat rekomendasi dari kepala BKSDA jika hewan tersebut berasal dari daerah lain.

Jika semua ijin dan persyaratan sudah terpenuhi maka bisa melakukan aktivitas bisnis ternak hewan langka.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda. terimakasih.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon