SELAMAT DATANG DI SIAPABISNIS.COM ---Sumber InformAsi dan PeluAng BISNIS---......................... Silahkan jika ingin mengutip artikel di siapabisnis.com, wajib mencantumkan sumber dan link siapabisnis.com! Terimakasih.

Kamis, 12 April 2018

Cara cara distribusi dan Saluran Distribusi


Cara cara distribusi dapat dilakukan melalui empat hal sebagai berikut:
1. melalui pedagang
Pedagang besar menerima barang dari produsen. Kemudian diteruskan kepada pengecer atau pedagang kecil, yang akhirnya sampai ke konsumen.
2. melalui koperasi
Koperasi menyalurkan barang barang yang diperlukan para anggota.
3. Melalui toko atau agen
Ada beberapa jenis hasil produksi yang secara khusus disalurkan melalui toko atau agen perusahaan, misalnya toko sepatu dan toko emas.
4. Melalui penjualan dari rumah ke rumah
Penyalur barang barang kadang kadang menjajakan langsung dari rumah ke rumah misalnya gas untuk kompor, tukang kue, dan penjual buah buahan.

Cara cara distribusi dan Saluran Distribusi
 www.freepic.com
Saluran distribusi
Saluran distribusi adalah arus barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Untuk barang barang produksi atau barang industri, konsumen tidak membeli langsung dari produsen, tetapi membeli kepada penyalur atau distributor pada tingkatan saluran distribusi tertentu.
Saluran distribusi barang adalah sebagai berikut:
Dari produsen langsung ke konsumen, dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut
·         Dari produsen ke rumah tangga konsumen dengan penawaran melalui brosur
·         Dari produsen ke rumah tangga konsumen dengan perantaraan salesman dari rumah ke rumah
·         Dari produsen ke toko pengecernya sendiri langsung ke konsumen.
·         Dari produsen ke pedagang pengecer lalu ke konsumen
·         Dari produsen ke grosir kemudian ke pedagang pengecer baru langsung ke konsumen
·         Dari produsen ke agen tunggal, ke grosir, ke pedagang menengah lalu ke pedagang pengecer dan ke konsumen
Secara garis besar, saluran distribusi adalah produsen- agen tunggal- grosir- pedagang menengah-  pedagang pengecer- konsumen.
Disuatu kota besarbiasanya hanya terdapat satu agen yang membawahi beberapa grosir yang berada di kota kota kecil sekitarnya.
Grosir menyalurkan barang ke beberapa pedagang menengah. Pedagang menengah menyalurkan barang ke pedagang pedagang pengecer atau toko. Ada kalanya barang barang disalurkan dari grosir langsung ke pedagang pengecer.

Variasi saluran distribusi yang dipilih produsen dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai berikut.
1. sifat barangnya
2. sifat penyebaran atau daerah penjualan
3. Modal yang dapat disediakan, hak hak dan kewajiban penjual
4. Alat komunikasi
5. biaya pengangkutan
6. jumlah pembelian
Sifat barang yang diproduksi berbeda satu dengan yang lain. Ada barang yang cepat rusak atau mudah busuk. Ada pula barang yang volumenya besar atau berat. Demikian pula ada barang yang jika terlalu lama sampai ke konsumen, nilainya akan berkurang. Barang barangyang mengandung salah satu sifat tersebut pada umumnya memilih saluran distribusi langsung, yaitu dari produsen ke konsumen misalnya sayuran atau surat kabar.
Barang barang yang sifat penyebarannya meluas, memilih saluran distribusi yang panjang yaitu dari produsen – agen tunggal – grosir – pedagang menengah/ pegencer -  konsumen
Dalam memilih saluran distribusi, biaya juga sangat memegang peranan penting. saluran distribusi yang panjang menimbulkan harga per unit menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, saluran distribusi yang endek akan menekan harga per unit barang. Sifat pemasaran barang juga menjadi bahan pertimbangan. Perusahaan yang pemasarannya lokal memilih saluran distribusi pendek atau langsung.
Selain tiga hal tersebut, dalam memilih salah satu saluran distribusi perasanan jumlah modal, alat komunikasi, biaya komunikasi, biaya pengangkutan, dan jumlah setiap kali penjualan juga menjadi pertimbangan.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon