Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Minggu, 12 November 2017

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram dari Jagung



Cara Membuat Bibit Jamur Tiram dari Jagung - Jamur Tiram adalah jamur untuk panganan yang sangat populer di masyarakat yang sekaligus dapat dijadikan peluang bisnis. Jamur Tiram mempunyai ciri – ciri tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram mengandung proteinair,kalorikarbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsiumvitamin B1vitamin B2, dan vitamin C. Budidaya jamur tiram sangat mudah dilakukan, terlebih jika anda memiliki banyak lahan untuk membudidayakannya, selain itu perawatan jamur tiram juga sangat mudah tetapi memiliki keuntungan yang besar. Untuk budidaya jamur tiram dapat menggunakan jagung sebagai media tanam. Cara membuat bibit jamur tiram dari jagung, dapat dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu:

www.pixabay.com
1.    Mempersiapkan Jagung
Untuk mebuat bibit jamur tiram dari jagung, langkah pertama adalah persiapkan jagung yang akan digunakan untuk pembibitan. Jagung yang dipilih harus mempunyai kualitas yang baik, diantaranya adalah jagung harus terbebas dari hama, bebas darin bintik hijau atau hitam, sebaiknya gunakan jagung tawar bukan jagung jenis manis. Setelah itu, rendam jagung selama kurang lebih 2 jam. Jika ada jagung yang mengapung, sebaiknya di buang.
2.    Mensterilkan Botol
Cara selanjutnya untuk pembuatan bibit jamur tiram dari jagung adalah dengan menyiapkan botol. Botol yang digunakan harus dicuci dan disterilkan. Pertama botol dicuci sampai bersih , kemudian dapat dilakukan tindakan sterilisasi dengan cara merebus botol dengan menggunakan air bersih. 

3.    Memasak Jagung
Cara selanjutnya dalam pembuatan bibit tiram dari jagung adalah dengan merebus jagung. Setelah proses perendaman jagung selesai, maka langkah berikutnya yaitu merebus jagung selama kurang lebih 30 menit. Lalu setelah 30 menit, jagung siap diangkat dan ditiriskan.

4.    Pembuatan Bibit
Langkah berikutnya adalah membibitkan jamur dengan cara mencampurkan jagung dengan kapur mili untuk menjaga tingkat keasaman jagung. Selanjutnya aduk hingga rata, dan masukkan jagung ke dalam botol dengan takaran 3/4 tinggi botol. Kemudian botol bisa disumpal dengan kapas yang ditutup dengan ketas dan dilapisis dengan alumunium foil.
5.    Sterilisasi Bibit Jagung
Selanjutnya cara membuat bibit jamur tiram dari jagung adalah melakukan sterilisasi bibit jagung yang telah dimasukkan ke dalam botol. Botol yang telah berisi bibit jagung disterilkan dengan autoklaf selama kurang lebih 30 menit. Jika tidak memiliki alatnya, dapat dilakukan dengan mengukusnya di panci presto selama kurang lebih 1-2 jam.

6.    Tahap Inokulasi
Tahap terakhir dalam pembuatan bibit jamur tiram dari jagung adalah tahap inokulasi. Bibit yang telah didinginkan dimasukkan miselium dalam jumlah kecil ke dalam botol. Selanjutnya perhatikan perkembangannyan selama 10-20 hari, jika ada bintik hitam berarti bibit jamur terkontaminasi. Bibit dinyatakan berhasil bila tumbuh misellium berwarna putih dan tebal, jika berwarna lain atau muncul lendir, bibit jamur bisa dipastikan gagal. Penyebabnya adalah masuknya kontaminan berupa spora jamur atau bakteri. Mereka masuk melalui udara terkontaminasi atau terbawa partikel debu. Mereka kasatmata karena ukurannya amat renik. Penyebab lain media kurang steril waktu sterilisasi. Bahkan udara pernapasan dan tangan kita bisa menjadi penyebab kontaminasi. Napas panjang bisa menghamburkan partikel debu pembawa spora jamur dan bakteri. 

Keunggulan pembuatan bibit jamur tiram dari jagung adalah:
a.    Perkembangan miselium pada bibit jamur tiram lebih cepat, sekitar 15 hari dari inokulasi sudah dapat dipergunakan.
b.    Kualitas bibit lebih baik karena menggunakan media murni (jagung).
c.    Reaksi perkembangan miselium pada baglog jamur tiram lebih cepat dan kuat

This Is The Newest Post

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon