Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Minggu, 29 Oktober 2017

Cara Menggemukkan Sapi Potong Cepat dan Tepat



Cara Menggemukkan Sapi Potong Cepat dan Tepat - Sudah familiar beternak sapi potong di Indonesia, tidak heran banyak emilih sapi potong karena sudah menjadi primadona dalam binsis peternakan. Namun perlu juga upaya dalam meningkatkan kualitas agar harga jualnya tinggi. Ternak sapi merupakan sebuah kegiatan wirausaha yang mungkin saat ini menjanjikan. Harga daging dan ternak sapi relatif masih tinggi dan akan tetap stabil jika pemerintah bisa menstabilkan harga. Salah satunya adalah dengan upaya menggemukkan sapi. Namun, menggemukkan sapi tidak serta merta dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Mungkin akan muncul pertanyaan, 

sumber gambar: www.pixabay.com
Bagaimana cara menggemukan sapi secara cepat?
Perihal peningkatan kualitas pertumbuhan sapi, ada baiknya anda memperhatikan beberapa langkah ini. Pertama – tama, penggemukan sapi yang dilakukan dengan memelihara sapi dalam kandang atau yang biasa dikenal dengan sistem kereman. Perawatan dan pemberian pakannya tentu saja dilakukan secara intensif, sehingga dalam waktu 6 bulan saja sapi sudah siap untuk dipotong. kandang juga harus disesuaikan dengan kondisi sapi. Karena, jika kandang terlalu sempit, akan membuat sapi stress. Kandang menjadi tempat tinggal yang dibuat untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan, serta untuk memudahkan penanganan sapi. 

Kedua, cobalah memilah pakan yang baik untuk pertumbuhan ternak sapi anda. Pakan merupakan komponen penting dalam proses penggemukan sapi. Di peternakan kami jenis pakan yang dipakai adalah campuran antara pakan hijauan dan konsentrat. Penggemukan sapi potong dengan memanfaatkan ampas tahu akan memiliki pertambahan berat badan akan lebih cepat. Bukan hanya itu karkas sapi potong mencapai sebesar 53 persen. Selain sebagai konsentrat alami, ampas tahu juga bisa dicampur dengan suplemen nutrisi untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian harian sapi tersebut. Dalam pemberian pakan ampas tahu pada sapi potong berikanlah sebanyak 5 s.d 7 kg setiap harinnya, untuk memenuhi kebutuhan setiap ekor sapi perbanyak air didalam olahan ampas tahu tersebut.

Pemberian makan sapi potong tidak cukup dengan menggunakan daun atau rumput saja, namun juga membutuhkan beberapa makanan lain untuk mempercepat pertumbuhan lemak dan daging sapi. Formula yang bisa anda terapkan yaitu memberikan bekatul 60gr, hati sagu 6gr, mixed mineral  0,5 gr, tepung ikan 3 gr, garam dapur 0,5 gr dan bungkil kelapa 30. Pemberian makanan pada sapi potong tersebut disesuaikan denan pertumbuhan sapi, berikan makanan hijau sebanyak 30 kg pada sore hari dan pada pagi hari berikan makanan penguat berupa 40 kg bekatul dan garam 0,25 kg, jika perlu berikan gaplek untuk makanan tambahan. Dengan memberikan pakan olahan, pertumbuhan sapi akan lebih cepat dan dapat dipanen dalam waktu enam bulan. Jika dibandingkan dengan tata cara pemeliharaan biasa, baru bisa panen  dalam waktu dua tahun.

Penggemukkan sapi juga dapat dilakukan dengan molase. Tetes tebu atau yang dikenal dengan molase merupakan salah satu hasil dari proses kristalisasi gula. Sumber molase terdiri dari 2 macam yaitu gula tebu dan juga gula bit. Namun, molase yang paling sering digunakan untuk pakan ternak ataupun pertanian adalah molase yang berasal dari gula tebu. Nantinya, dari hasil pengolahan gula tebu akan menghasilkan 3 jenis molase yaitu molase berwarna bening, molase berwarna hitam (Dark), dan molase berwarna coklat tua atau pekat.

Ketiga, Pemberian vitamin juga harus dilakukan karena hanya dengan memakan pakan saja tidak cukup untuk pertumbuhan dan kesehatan sapi, melainkan juga karena proses penggemukan merupakan proses yang sangat penting untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, untuk mendapatkan vitamin sapi potong Anda bisa membelinya di toko ternak. Selain itu, Lakukanlah penimbangan sapi paling rutin dilakukan setiap hari, namun jika terlalu sering bisa dilakukan seminggu sekali atau sebulan sekali. Penimbangan untuk mengetahui apakah sapi mengalami pertumbuhan atau malah mengalami penurunan bobot.


Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon