Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 621, Pengunjung bulan lalu: 14.714

Selasa, 10 Oktober 2017

Cara Beternak Sapi Perah


Cara Beternak Sapi Perah - Sebelumnya, mungkin anda sudah sering mendengar tentang banyaknya keuntungan yang di dapat dari beternak sapi perah. Selain harga jualnya yang tinggi, sapi perah juga dapat menghasilkan susu yang memiliki gizi baik untuk di konsumsi. Pastinya banyak juga dari anda yang melirik dan bertanya – tanya, bagaimana cara beternak sapi perah?
Baca juga: cara beternak sapi lokal

sumber gambar: www.pixabay.com

Pembuatan kandang yang baik bagi sapi juga menunjang untuk meningkatkan perkembangan sapi yang baik. Utamanya, dalam beternak sapi perah diperlukan kandang yang baik untuk tempat berkembangnya ternak. lokasi kandang idealnya diletakkan di daerah yang jauh dari penduduk, meskipun begitu kandang juga harus bisa di capai kendaraan peternak agar kondisinya selalu terkontrol. Maka dari itu, paling tidak jarak kandang sapi perah minimal 10 m dari rumah dan harus terkena matahari juga agar kesehatan semakin terjaga. Lantai kandang diusahakan tetap bersih guna mencegah timbulnya beberapa penyakit. Lantai terbuat dari tanah padat atau semen, dan mudah dibersihkan dari kotoran sapi. Lantai tanah dialasi dengan jerami keringdengan tujuan agar alas kandang yang menjadi hangat.

Pemeliharaan kandang menjadi perhatian utama. Kandang sapi harus sering di bersihkan setiap harinya agar terhindar dari penyakit serta kotoran sapi perah di pisahkan di tempat lain untuk dimanfaatkan menjadi pupuk kandang yang baik bagi tumbuhan dengan menggunakan cara fermentasi. Air minum bagi sapi perah juga harus tersedia setiap hari. Sebaiknya air minum dan tempat pakan di letakkan di luar kandang akan tetapi masih satu atap juga, dalam artian tidak begitu jauh dari kandang utama. Tempat pakan dan minum perlu diletakan lebih tinggi agar tidak terinjak – injak oleh sapi lainnya.

Berbicara mengenai kandang sapi perah, ukuran kandang sapi perah berkelamin jantan dewasa diupayakan berukuran antara 1,5 x 2 m atau 2,5 x 2 m, sedangkan ukuran kandang betina dewasa 1, 8 x 2 m, dan anak sapi berukuran 1,5 x 1 perekor  dengan tinggi 2 – 2,5 m dari tanah. Suhu kandang juga peru diperhtaikan. Suhu kandang diupayakan berukuran 25 – 40 derajat celcius dan kelembaban yaitu 70 %.

Bagaimana untuk pemberian pakan sapi perah?
Pemberian pakan adalah hal penting dalam mendorong pertumbuhan sapi sekaligus peningkatan kualitas produksi susunya. Upayakan untuk mencari pakan sapi yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk kebutuhan sapi tersebut. Berikan pakan yang sarat akan kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral,  serta usahakan agar pakan tersebut dalam keadaan baik dan tidak tercemar kotoran atau bibit penyakit yang bisa merusak pakan tersebut. Untuk mencari pakan, carilah pakan di siang hari atau sore hari hal ini karena untuk menghindari telur cacing. Perkembangan telur cacing pada pakan sapi berupa rumput, dapat mengakibatkan masalah pencernaan pada sapi bahkan hingga menyebabkan sapi terserang penyakit – penyakit lainnya.

Pakan sapi yang baik memiliki dua jenis pakan yakni pakan hijauan dan pakan konsentrat. Pakan Hijauan pada sapi bisa berupa jerami padi, pucuk daun tebu, lamtoro, alfalfa, rumput gajah, rumput benggala atau rumput raja. Pakan hijauan diberikan pada siang hari setelah proses pemerahan sekurang-kurangnya 30-50 kg perekor setiap harinya. Pemberian pakan dengan cara kereman dikombinasikan dengan penggembalaan Di awal musim kemarau, setiap hari sapi digembalakan. Di musim hujan sapi dikandangkan dan pakan diberikan menurut jatah. Penggembalaan berfungsi pula untuk memberi peluang bergerak pada sapi guna memperkuat kakinya.


Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon