Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 621, Pengunjung bulan lalu: 14.714

Rabu, 27 September 2017

Jenis Makanan Pada Budidaya Burung Walet dan Cara Memberi Makan



Jenis Makanan Pada Budidaya Burung Walet dan Cara Memberi Makan - Burung walet merupakan burung liar yang mencari makanan sendiri. Pakan bagi mkhluk hidup merupakan suatu hal yang penting dalam menentukan keberlangsungan suatu budidaya, termasuk bagi walet. Burung wallet sendiri makanannya adalah serangga-serangga kecil yang ada di daerah persawahan, tanah terbuka, hutan dan pantai/perairan. Untuk mendapatkan sarang wallet yang memuaskan, pengelola rumah wallet harus menyediakan makanan tambahan, terutama untuk musim kemarau. Rasa nyaman sudah pasti dibutuhkan burung wlet agar mau meningkatkan produktivitas dalam pembuatan sarang. Oleh karena itu, pengetahuan tentang cara membuat makanan wallet dan cara memberi pakan sangat diperlukan agar menjadi peternak yang mandiri.

            Burung walet adalah burung liar yang hidup bebas terbang kesana kemari untuk mencari makanan sendiri di sekitar daerah yang mereka tempati. Burung wallet berburu makanan dengan cara menyambar. Burung wallet sangat menyukai jenis serangga yang memiliki sayap bening atau transparan seperti semut bersayap, lebah, kumbang, laron, lalat, hama padi, capung belalang dan serangga lainnya yang pada umumnya ukuran serangga tersebut mulai dari 0.2 – 2.5 mm. Sehingga untuk lokasi bangunan  rumah  wallet ini sangat bagus di daerah persawahan. Jenis serangga yang menjadi makanan burung wallet disetiap daerah berbeda-beda jenisnya. Inilah yang membuat tingkat kualitas dari sarang burung wallet menjadi beragam. Untuk membuat kualitas sarang wallet menjadi lebih baik, peternak harus memberikan pakan tambahan bagi burung wallet. Pemberian makanan tambahan bagi wallet dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu jangka panjang dan jangka pendek.


Jangka pendek.
Pemberian makanan burung wallet dengan cara jangka pendek dapat dilakukan dalam jangka waktu yang dekat yaitu antara 1 – 2 hari. Cara jangka pendek ini dilakukan dengan menangkap serangga-serangga yang beterbangan di sekitar daerah kita seperti semut bersayap yang bisa ditangkap di lubang-lubang di dalam tanah, dapat juga dengan menangkap wereng dan hama padi di daerah persawahan pada waktu siang atau ketika malam  hari dengan menangkap kutu loncat atau laron disekitar rumah pada musim hujan datang, cara ini dapat dilakukan secara manual.

 Jangka Panjang
Cara jangka panjang dapat dilakukan dengan menghasilkan serangga-serangga dalam waktu yang lama dan berkelanjutan. Untuk mengatasi kurangnya ketersediaan makanan dari alam  ketika musim kemarau, dapat dilakukan dengan cara jangka panjang. Cara jangka panjang ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1.    Membuat kolam
Pembuatan  kolam  ini bertujun untuk menghasilkan serangga-serangga air. Dalam pembuatan kolam ini sebaiknya diberi tanaman-tanaman air diatasnya. Tujuan pemberian tanaman air di kolam tersebut adalah agar perkembangbiakan serangga air dapat terus meningkat.

2.    Menanam tanaman tumpang sari  
Tanaman tumpang sari dapat menghasilkan serangga yang beterbangan pada sekitar tanaman dan juga mempunyai keuntungan lain yaitu tanaman tumpang sari nantinya  dapat dipanen sendiri hasilnya. Teknik dengan menanam tumpang sari ini dapat dilakukan dengan melakukannya di sekitar rumah pada lahan kosong yang tidak digunakan.

3.    Memproduksi Kutu
Kutu adalah serangga yang mampu memancing burung wallet agar mau tinggal dalam gedung. Kutu adalah salah satu jenis serangga yang disukai oleh burung wallet. Jika disuatu gedung terdapat banyak kutu, burung wallet akan menyukai dan kemudian menetap lalu membuat sarang digedung tersebut.

Cara untuk menghasilkan kutu salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan dedak yang agak kasar, dan memiliki banyak menir serta baunya tidak apek.

Cara menggunakan dedak ini yaitu dengan memasukkan dedak yang telah dipilih ke dalam ember karet atau karung. Biarkan ember tersebut terbuka, tetapi jangan biarkan sampai terkena ait karena dedap dapat menggumpal dan kutu tidak dapat tumbuh. Setelah dua minggu jika cara ini sukses, maka akan muncul kutu yang dapat menarik burung wallet untuk datang ke tempat tersebut.

4.    Budidaya serangga
Budidaya serangga dapat dilakukan di dalam maupun di luar rumah wallet. Salah satu cara untuk budidaya serangga adalah dengan menimbun gaplek. Gaplek tersebut ditimbun di sudut ruangan kemudian disiram menggunakan air. Dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan akan muncul kutu-kutu putih yang beterbangan di sekitar timbunan gaplek.       
  
 


Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon