Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 621, Pengunjung bulan lalu: 14.714

Jumat, 22 September 2017

Cara Membuat Rumah Walet Yang Baik

Cara Membuat Rumah Walet Yang Baik - Untuk budidaya burung walet, setelah mendapatkan lokasi yang pas langkah selanjutnya adalah membuat rumah burung walet. Pembangunan rumah walet, dapat dibuat seperti gedung besar tetapi tidak harus besar juga. Ukuran rumah walet sangat bervariasi, mulai dari ukuran 4 m x 10 m hingga ukuran 20 m x 30 m. Lantai yang akan digunakan juga bervariasi dapat disesuaikan dengan budget, seperti dibangun dengan satu lantai  (3 m) dan juga bisa menggunakan 6 lantai (18 lantai), dan ditambah dengan wuwungan atau bubungan atap. Dalam pembuatan rumah walet harus memperhatikan aspek-aspek yang disesuaikan dengan kebutuhan walet sehingga walet mau hinggap dan berkembang biak didalamnya. Oleh karena itu akan dijelaskan bagaimana bentuk dan konstruksi rumah walet yang baik.

 Sumber gambar: www.pixabay.com
Bubungan atap
Hal yang paling penting dalam persiapan pembuatan rumah walet adalah memperhitungkan bagaimana mengatur suhu rumah walet tetap sesuai dengan udara dan kelembaban udara pada alam habitatnya. Ukuran tinggi atau rendahnya bubungan atap menjadi salah satu yang berpengaruh terhadap kondisi kelembaban dan suhu rumah walet. Semakin tinggi bubungan atap, maka rumah walet semakin bagus dan walet akan lebih menyukainya. Jarak bubungan dengan plafom juga dapat dibuat berjarak lebih lebar agar rongga antar plafon dan bubungan lebih besar. Fungsinya adalah untuk memperluas volume udara pada ruangan tersebut sehingga plafon tidak panas.

Rumah yang tinggi tersebut tidak boleh tertutup oleh pepohonan tinggi disekitarnya karena walet hanya mau memasuki rumah yang lubang masuknya bebas dari hambatan. Jika rumah tersebut tertutup oleh hambatan di sekitarnya maka perlu dibangun rumah yang lebih tinggi lagi.

Atap
Konstruksi berikutnya yang harus diperhatikan adalah atap. Atap rumah walet berfungsi untuk mengurangi terik matahari, selain itu berguna juga untuk mengendalikan suhu maupun kelembapan ruangan ketika malam hari. Oleh karena itu sebaiknya atap rumah walet dibuat dari genting yang terbuat dari pres tanah liat.

Apabila menggunakan seng sebagai atap rumah walet, suhu udara di dalam ruangan menjadi sulit terkendali karena seng mudah panas. Jadi atap seng pada dasarnya membuat suhu dan kelembapan udara dalam rumah walet menjadi labil.

Sirip
Selanjutnya adalah kontruksi pada sekat-sekat untuk melekatnya sarang-sarang burung walet atau yang bisa disebut dengan sirip. Untuk membuat sirip rumah walet sebaiknya terbuat dari kayu untuk memudahkan sarang walet melekat. Pilihlah kayu yang kuat, dapat bertahan lama, tidak mudah keropos atau dimakan rayap, dan tidak perlu cepat diganti karena penggantian papan sirip gedung walet dengan intensitas yang sering dapat mengganggu ketenangan walet. Burung walet sendiri biasanya menyukai tempat-tempat yang kasar dan kering untuk bersarang. Burung walet juga tidak menyukai papan yang basah karena bau dan dapat menimbulkan jamur. Oleh karena pembuatan sirip dari bahan kayu harus sudah dijemur untuk menghilangkan kadar air di dalamnya dan di pasang plafon.

Dinding
Untuk dinding akan lebih bagus jika menggunakan susunan bata yang selanjutnya di plaster dengan semen meski tidak benar-benar halus. Ketebalan dinding tembok sekitar 45 cm (dua bata). Dengan itu suhu dalam rumah walet akan terasa sejuk dan lembab. Gedung walet yang telah selesai dibangun dapat segera digunakan untuk memanggil kehadiran walet. Pembuatan rumah walet kayu tidak menjadi masalah asalkan benar-benar tepat mengatur suhu di dalam rumah walet tersebut.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon