Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Minggu, 02 Juli 2017

Cara Mudah Budidaya Jamur Kancing



Cara Mudah Budidaya Jamur Kancing – siapa yang tidak mengenal jamur. Jika dahulu jamur tidak banyak di kenal, namun sekarang mulai populer karena jamur dapat diolah menjadi makanan dan ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kali ini siapabisnis.com akan mengulas mengenai usaha cara budidaya jamur kancing. Jamur kancing menurut wikipedia merupakan jamur pangan yang memiliki bentuk bulat seperti halnya bentuk kancing dan juga memiliki warna putih bersih, coklat muda atau krem. Jamur kancing termasuk salah satu jamur banyak dibudidayakan di dunia.Sebutan dalam bahasa inggris disebut table mushroom sedangkan di Perancis disebut Champignon de Paris. Jika anda menggeluti usaha ini, memang diperlukan pengetahuan tentang jamur kancing baik dari cara budidaya, analisa usaha, keuntungan dan kerugian, serta peralatan yang harus di beli agar anda mudah untuk memulainya.



Jamur kancing sangat menarik untuk di ulas karena jamur kancing dapat dimanfaatkan untuk konsumsi manusia. Jamur ini bebas lemak, bebas sodium, kaya vitamin dan juga mineral. Manfaat jamur kancing sendiri sangat banyak sekali khususnya untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat jamur kancing untuk kesehatan:

Mengaktifkan hormon dopamin, serotonin dan andrenalin, menguatkan tulang, menghindarkan dari jantung koroner, baik untuk ginjal dan hati, mencerdaskan otak, membuat otak jadi fress, cegah bayi cacat, mengatasi mual mencegah stress, membuat mood jadi baik, membesarkan otot, menyeimbangkan kadar asam dan basa tubuh, menyeimbangkan cairan, dapat melancarkan peredaran darah, dapat menghilangkan selulit, dapat mencegah dehidrasi, dapat mengontrol berat badan, dapat menurunkan tekanan darah tinggi, dapat mengatasi demam dan flu, dapat mencegah kanker, menangkap radikal bebas, kaya anti oksidan, dapat menurunkan kolesterol, dapat menambah jumlah sel darah merah.

Berikut adalah langkah langkah budidaya jamur kancing

Persiapan bibit
Anda bisa menggunakan bibit F3 dan dapat langsung di tebar pada media tanam yang sudah disediakan sebelumnya dan menunggu sampai masa panen

Mempersiapkan media tanam
Langkah langkah mempersiapkan media tanam, yaitu dengan menyiapkan jerami padi, kapur pertanian sebesar 2,5 %, bekatul sebesar 3%, dan untuk menyupply nitrogen, posphor dan kalium menggunakan Urea sebesar 0,9%, ZA sebesar 1% dan TSP sebesar 1,2% dari berat jerami padi. 

Tahap pengomposan
Langkah pertama dengan memotong jerami kurang lebih sekitar 10 sampai 15 cm, selanjutnya cuci sampai bersih dan tiriskan sampai kelembabannya mencapai 65%

Menyusun jerami dengan tinggi 10 sampai 15 cm, Menebarkan capuran media yang terdiri dari bekatul dan kapur di atas jerami, Menyusun lapisan media berselang seling dengan campuran bekatul dan kapur, Keesokan harinya, campuran media tersebut tambahkan urea 0,9%, Hari ke 6 berikutnya tambahkan ZA 1% dan diaduk sampai rata  media tersebut, Hari ke 10, tambahkan TSP 1,2% aduk aduk media dan diamkan sampai hari ke 12 -17.

Tahap sterilisasi media tanam.
Tahapan ini tujuannya untuk menyempurnakan proses pengomposan dan juga untuk menghilangkan gas beracun. Caranya dengan menebarkan media tanam yang sudah di kompos di atas rak tanam. Ketebalannya sekitar 15 sampai 20 cm. selanjutnya alirkan uap panas yang berasal dari perebusan air pembangkit uap ke dalam kubung. Selanjutnya dengan membuka ventilasi udara sampai suhunya menjadi 32 derajat celcius. Selanjutnya dengan memindahkan kompos ke dalam rumah kumbung dengan suhu antara 47 sampai 50 derajat celcius dan didinginkan ke suhu 32 derajat celcius.

Tahap penanaman bibit
Cara menanam bibit sangat mudah yaitu dengan menebarkannya langsung ke dalam rak tanam yang sudah di sisi media

Tahap casing
Dengan memberi lapisan tanah setebal 3 sampai 5 cm di atas media tanam yang sudah ditumbuhi miselium. 

Proses panen
Setelah tahapan sudah dilalui, jamur siap untuk dipanen tiga hari seletalh tahapan casing. Perlu diperhatikan adalah ketepatan waktu panen jamur agar jamur tidak layu dan tidak busuk.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon