Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Selasa, 04 Juli 2017

Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Usaha



Cara Budidaya Cacing Sutra Untuk Usaha – kali ini siapabisnis.com akan mengulas mengenai usaha budidaya cacing sutra. Memang jika membahas mengenai cacing, pada umumnya orang orang akan merasa jijik dan tidak mau menyentuh cacing. Hewan yang satu ini terlihat kecil, berlendir dan habitatnya berada di tanah, tempat yang tidak bersih. Namun ternyata hewan cacing dapat dimanfaatkan untuk usaha. salah satu jenis cacing yang memiliki manfaat dan memiliki nilai jual adalah cacing sutra. Cacing jenis ini termasuk cukup mudah untuk dibudidayakan dan juga hanya membutuhkan modal kecil dan sesuai dengan budget anda. anda tidak perlu khawatir mengenai lahan karena usaha budidaya cacing sutra tidak memerlukan lahan yang luas.

Prospek usaha budidaya cacing memang bagus, hal itu dikarenakan permintaan akan cacing sutra yang dari ke tahun terus meningkat, cacing sutra sangat dibutuhkan khususnya oleh penggemar ikan hias, burung dan lainnya. Anda tidak perlu khawatir karena dengan iklim di Indonesia yang cocok untuk habitat cacing sutra.
 baca juga : masalah pokok ekonomi


Bagi anda yang ingin membuka usaha, berikut adalah cara budidaya cacing sutra.

Tahap persiapan bibit cacing sutra
Langkah pertama adalah dengan menyiapkan bibit cacing sutra, anda mencarinya di daerah sawah atau sungai, namun jika anda kesulitan anda dapat memperoleh bibitnya di toko toko pertanian pada umumnya. Dari bibit cacing sutra tersebut dikarantina selama 2 sampai 3 hari dengan menggunakan air yang mengalir agar menghindarkan dari bakteri yang muncul di air tersbut yang dibawa pada cacing sutra.

Tahap menyiapkan media cacing sutra
Selanjutnya adalah dengan menyiapkan media cacing sutra. Caranya adalah dengan menggali atau membuat kubangan lumpur yang berukuran sekitar 1 x 2 meter persegi. Didalam kubangan tersebut di setting terdapat saluran air masuk dan keluar. Setelah itu buat petakan yang memiliki ukuran 20 cm x 20 cm x 10 cm dan di antara petakan tersbut diberi lubang sebesar jari jari anda sekitar 0,5 cm.

Tahap pemupukan lahan dan pembuatan pakan
Selanjutnya adalah memupuk lahan. Pemupukan sangat penting karena agar cacing sutra dapat tumbuh dengan baik dan juga berkembang biak dengan normal. Bahan untuk memupuk bisa menggunakan pupuk kandang atau ampas tahu.

Tahap fermentasi lahan budidaya cacing sutra
Selanjutnya adalah dengan melakukan fermentasi lahan. Caranya adalah dengan merendam lahan yang akan digunakan selama 3 sampai 4 hari dengan posisi menggenangi air dengan tinggi 5 cm.

Tahap penebaran bibit cacing sutra
Selanjutnya adalah menebar bibit cacing sutra ke media yang disediakan. Anda harus memastikan bahwa selama penebaran dan perawatan, lahan tersebut dialiri air agar menghindarkan dari bakteri.

Tahap pemberian pakan
Selanjutnya adalah proses pemberian pakan. Anda bisa menggunakan bahan bahan organik untuk memberi pakan, diantaranya, campuran daun daun yang dicampur dengan lumpur atau sedimen.

Tahap panen cacing sutra
Semua tahapan sudah anda lalui, selanjutnya anda bisa memanen cacing sutra. Waktu panen adalah sekitar 75 hari sejak pembibitan. Anda bisa memanen secara berkala setiap 15 hari sekali.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon