Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 621, Pengunjung bulan lalu: 14.714

Senin, 17 Juli 2017

Belajar Mengenai Faktor Faktor Produksi


Faktor - faktor produksi ialah sesuatu (dapat berupa barang, alat alat atau manusia) yang digunakan untuk menghasilkan barang atau menambah kegunaan pada barang.

Faktor faktor produksi terdiri atas empat sebagai berikut:
a. Faktor produksi alam
Faktor produksi alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam usahanya mencapai kemakmuran.
Pemberian alam berupa hal hal berikut ini:
-Tanah untuk pertanian, bangunan, pembuatan jalan dan sebagai tempat tinggal.
-Bahan tambang atau mineral misalnya emas, timah, perak, tembaga untuk perhiasan dan kerajinan. Minya bumi untuk bahan bakar.
-Air untuk irigasi, pengangkutan, perikanan dan pembangkit tenaga listrik.
-Udara dan iklim untuk pertanian sesuai dengan letak geografis dan untuk pembangkit tenaga melalui kincir.

b. Faktor produksi tenaga kerja
Tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan manusia, baik jasmani maupun rohani, yang ditujukan untuk produksi.
Menurut sifatnya, tenaga kerja dapat dibedakan atas dua hal sebagai berikut.
-Tenaga kerja jasmani yaitu segala kegiatan jasmani yang memberikan sumbangan produktif pada produksi. Dalam melaksanakan kegiatan produksi, tenaga kerja ini lebih mengandalkan fisik jasmani.
-Tenaga kerja rohani, yaitu segala kegiatan pikiran yang memberikan sumbangan produktif pada produksi. Misalnya pada ahli yang mengadakan penelitian dalam laboratorium untuk melipatgandakan hasil pertanian.
Menurut kualitasnya, tenaga kerja dapat dibedakan atas tiga hal sebagai berikut:
-Tenaga kerja terdidik, yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan terlebih dahulu dalam waktu yang cukup lama (biasanya di perguruan tinggi). Contohnya adalah dokter, insinyur (ahli teknik), akuntan dan ekonom (ahli ekonomi)
-Tenaga kerja terlatih yaitu tenaga kerja yang memerlukan latihan dan pengalaman praktik, misalnya sopir, masinis kereta api, montir dan teknisi.
-Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih yaitu tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan atau latihan dan pengalaman praktik sebelumnya misalnya kuli, pesuruh, dan tukang sampah.


c. Faktor produksi modal
Modal adalah alat atau barang yang dihasilkan dan dapat digunakan untuk menghasilkan barang selanjutnya. Misalnya dari hasil membuat kail atau jaring dapat digunakan sebagai alat untuk menangkap ikan. jadi kail dan jaring merupakan barang modal.
Modal tidak harus berupa uang, tetapi juga dapat berupa barang yang dihasilkan. Barang barang modal disebut juga alat alat produksi, misalnya gedung, mesin, bahan dasar dan bahan bantu yang digunakan dalam proses produksi. Fungsi modal dalam ekonomi untuk menghasilkan dan meningkatkan atau memperluas produksi. Semakin banyak modal yang digunakan dalam produksi, semakin banyak pula barang yang dihasilkan.

Macam macam modal adalah sebagai berikut:

Modal dilihat dari fungsinya
-Modal perseorangan atau modal privat yaitu barang modal yang dimiliki perseorangan sebagai sumber penghasilan tanpa harus bekerja, misalnya saham, persewaan rumah dan deposito bank.
-Modal masyarakat atau modal sosial, yaitu semua barang modal yang dapat pula digunakan orang banyak atau masyarakat, misalnya jalan, jembatan dan jalan kereta api. Ranag modal masyarakat disebut juga konstruksi.

Modal dilihat dari sifatnya
-Modal tetap yaitu barang modal yang dapat digunakan lebih dari satu kali dalam produksi.
-Modal lancar yaitu barang modal yang habis dipakai sekali saja dalam produksi
-Modal variabel yaitu jumlah uang yang digunakan untuk membayar upah tenaga kerja.

Modal dilihat dari risikonya
-Modal sendiri yaitu modal perusahaan ditanggung secara penuh oleh perusahaan itu jika mengalami kerugian atau jatuh pailit.
-Modal pinjaman yaitu modal yang risikonya lebih ringan jika perusahaan mengalami kerugian.
Modal dilihat dari bentuknya
-Modal nyata yaitu barang yang dapat digunakan dalam proses produksi yang terdiri atas modal barang dan modal uang
-Modal abstrak yaitu modal yang tidak terlihat, tetapi hasilnya dapat dilihat seperti kepandaian, pengetahuan, keahlian, nama baik, dan keunggulan dibandingkan perusahaan lain.

d. Faktor produksi pengusaha
Meskipun sudah tersedia sumber alam yang melimpah, tenaga manusia dan modal, tetapi jika tidak diorganisasikan secara baik, semua itu akan sia sia. Tugas mengorganisasi itu dijalankan oleh pengusaha.
Faktor produksi pengusaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan segala faktor produksi yang ada, serta mengendalikan usaha itu dalam mencapai laba sebesar besarnya. Seorang pengusaha harus pandai menggunakan penemua penemuan baru dan berani mengambil risiko.

Ciri ciri pengusaha yang baik:
-Memiliki keahlian dan ketrampilan
-Mampu membuat keputusan dengan cepat dan tepat
-Mempunyai pandangan luas tentang ekonomi
-Berani mengambil risiko usaha
-Mengerti manajemen
-Dapat mengenal watak orang lain dan pandai bergaul
-Jujur dan dapat dipercaya

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon