Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Jumat, 30 Juni 2017

Mengulas 5 CEO yang Tidak Suka dengan Kebijakan Anti Imigram Trump



Mengulas 5 CEO yang Tidak Suka dengan Kebijakan Anti Imigram Trump – tahun 2017 Negara Amerika Serikat dipimpim oleh presiden Donald Trump. Banyak kebijakan kebijakan dari pemerintahannya yang menjadi kontroversial seperti kebijakan reformasi imigrasi. Banyak dari pimpinan perusahaan besar terutama yang bermarkas di Silicon Valley yang tidak senang dengan kebijakan tersebut.

Berdasarkan berita dari laman CNBC, Mahkamah Agung AS mencabut pembekuan aturan larangan perjalanan ke AS bagi warga dari enam negara yang mayoritas muslim. dari berita tersebut disebutkan bahwa departemen luarnegeri memastikan dengan pencabutan tersebut maka pemerintah akan segera menjalankan perintah tersebut.



Sebelumnya kebijakan dari pemerintahan Trump ini mendapatkan tentangan dari para pimpinan perusahaan teknologi. Berikut adalah pernyataan kegelisahan dari para petinggi perusahaan teknologi tersebut.

Mark Zuckerberg (Facebook) “Kita harus menjaga pintu tetap terbuka untuk pengungsi dan mereka yang membutuhkan pertolongan.”

Jeff Bezos (Amazon) “Kita adalah negara imigram yang memiliki layar belakang yang beragam. Ide dan sudut pandang yang berbeda justru membantu kita untuk tumbuh dan berinovasi.”

Tim Cook (Apple) “ Apple tidak ada tanpa imigran, kebijakan ini masalah besar bagi kita, tidak tidak bisa duduk diam lagi di sini.”

Elon Musk (Tesla & Space X) “ Sebagian besar dari orang orang tidak terkena dampak dari aturan ini adalah pendukung kuat AS. Padahal mereka bertindak benar, tidak salah dan tidak layak ditolak.”

Logan Green (Lyft) “ Kami menentang dengan tegas tindakan ini dan tak akan berdiam diri terhadap isu mengancam nilai nilai masyarakat.”

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon