Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Senin, 29 Mei 2017

Prospek Usaha dan Cara Budidaya Ulat Hongkong



Prospek Usaha dan Cara Budidaya Ulat Hongkong Untuk Usaha – Kali ini siapabisnis.com akan mengulas mengenai tips dan cara budidaya ulat hongkong untuk pelaku usaha pemula. Ulat hongkong memang sangat tidak asing untuk para pecinta burung kicau, hal itu dikarenakan ulat hongkong merupakan salah satu makanan tambahan yang sangat baik untuk burung kicau. Ulat ini sangat baik jika dijadikan pakan burung karena terdapat gizi yang terkandung didalamnya dan dapat meningkatkan kualitas suara burung agar lebih bagus. Beberapa contoh burung yang sangat doyan makan ulat hongkong adalah urung pleci, MB dan juga burung ciblek.


Prospek usaha budidaya ulat hongkong – jika anda mengamati beberapa peluang usaha, usaha budidaya ulat hongkong memiliki prospek yang menjanjikan. Ulat hongkong sekarang ini banyak di cari  dan semakin banyak permintaannya. Beberapa pelaku usaha mulai untuk menggeluti usaha budidaya ini. untuk memulai usaha ini sangat mudah dan tidak perlu ada ketrampilan khusus dan semua orang dapat membuka usaha ini. modal usaha untuk memulai usaha ini tidak besar. Dengan modal kecil, anda dapat membuka usaha ini. Keuntungan usaha yang didapatkan dari usaha ini sangat tinggi mengingat harga jual ulat hongkong di pasaran masih sangat tinggi dan juga permintaannya juga setiap tahun semakin meningkat. jika anda seorang pemula, anda bisa memulai usaha ini dengan memanfaatkan halaman rumah anda untuk budidaya ulat hongkong.

Persiapan
Beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk budidaya ulat hongkong dengan menyiapkan tempat  kandang, media pemeliharaan, bibit ulat hongkong dan juga pakan. 

Pembuatan kandang - Untuk pembuatan kandang bisa terbuat dari bahan triplek atau kontainer plastik yang bisa anda dapatkan di toko bahan plastik.

Menyiapkan media pemeliharaan – siapkan media dari campuran dedak halus atau polard , ampas tahu kering. Cari campuran tersebut masukkan ke dalam kadang yang telah tersedia dengan ketebalan seperempat dari ketinggian wadah.

Menyiapkan bibit – siapkan bibit ulat hongkong yang bisa anda dapatkan di toko pakan hewan atau peternak lain.

Menyiapkan pakan untuk ulat hongkong – beberapa pakan yang bisa digunakan untuk pakan ulat hongkong antara lain pakan ayam, ampas tahu, batang pohon pisang, batang talas, labu siam, pepaya, sawi. Pastikan pakan yang diberi tidak busuk sehingga tidak menjadi sarang penyakit.

Pemeliharaan
Semua orang dapat membuka usaha budidaya ulat hongkong karena memang sangat mudah. Pemeliharaannya juga sangat sederhana yaitu dengan memasukkan bibit ulat hongkong ke dalam kandang, peliharan bibit tersebut selama sekitar 90 hari sampai menjadi kepompong. Jika sudah berubah menjadi kepompong, pisahkan larva dengan kepompong agar larva tidak memakan kepompong tersebut. tunggu kepompong berubah menjadi serangga yang bewarna putih menjadi coklat dan sampai menjadi hitam, terakhir menjadi kumbang. Dari kumbang inilah akan menghasilkan telur dan bibit baru.

Kumbang kumbang tersebut dipisahkan ke tempat tersendiri dan membiarkan kumbang tersbut untuk bertelur. Setelah 10 hari, pisahkan kumbang dengan telurnya lakukan secara berulang. Telur telur ini akan berubah menjadi ulat hongkong setelah umur 50 hari. ulat hongkong siap dipasarkan.

Tips lainnya
Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yaitu anda harus memastikan suhu kandang. Pastikan suhu kandang berkisar antara 28 sampai 30 derajat celcius. Ulat hongkong bisa anda jual atau bisa anda pakai sendiri untuk pakan burung kicau anda.

Demikian ulasan mengenai prospek usaha dan cara budidaya ulat hongkong, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon