SELAMAT DATANG DI SIAPABISNIS.COM ---Sumber InformAsi dan PeluAng BISNIS---

Kamis, 04 Mei 2017

Harga dan Cara Pemasaran Usaha Budidaya Cacing Tanah


Harga dan Cara Pemasaran Usaha Budidaya Cacing Tanah – mungkin bagi sebagian masyarakat usaha ini masih asing dan masih jarang karena dalam pikiran kita sudah jijik dan lekat dengan kotor. Usaha yang saya maksud adalah usaha budidaya cacing tanah. Anda pastinya mengenal hewan ini. hewan ini hidup di dalam tanah dan sebagian dari kita jika melihat hewan ini akan merasa jijik dan takut menyentuhnya. 

Namun jika anda mencermati potensi usaha dari hewan ini, terdapat keuntungan besar yang akan didapatkan. Jika anda menggeluti usaha budidaya ternak cacing tanah maka anda harus mengetahui analisa usahanya, harga cacing tanah dan cara pemasarannya, cara pemeliharaannya, jenis pakan apa saja untuk cacing tanah. Yang terpenting dari usaha ini adalah anda tidak boleh merasa jijik atau risih karena setiap hari anda akan mengalami dan berdekatan dengan situasi seperti itu.
Baca juga artikel menarik lainnya: Kelebihan dan kekurangan budidaya cacing tanah; Cara menyiapkan media pada budidaya cacing tanah; Pakan untuk cacing tanah Cara budidaya cacing sutra.

Prospek usaha budidaya cacing tanah
Salah satu keunggulan dalam bisnis budidaya cacing tanah adalah pengelolaannya tergolong mudah, dan modal usaha yang dibutuhkan juga tidak banyak namun dengan keuntungan yang didapatkan lebih besar. Cacing tanah ternyata banyak peminatnya dan permintaan pasar akan cacing tanah ternyata cukup besar, hal itu dikarenakan cacing merupakan salah satu jenis pakan alternatif bagi hewan ternak. 


Cacing tanah sangat disukai oleh pelaku usaha ternak hewan unggas karena cacing tanah memiliki kandungan protein yang tinggi dan kandungan asam amino yang lengkap. Selain untuk pakan hewan, beberapa jenis cacing tanah juga ternyata dapat dijadikan sebagai obat.  Banyak manfaat lain yang didapatkan jika anda membuka usaha budidaya ternak cacing tanah. 
Harga dan Cara Pemasaran Usaha Budidaya Cacing Tanah


Kali ini SiapaBisnis akan mengulas mengenai harga cacing tanah dan cara pemasarannya. 

Harga cacing tanah – sebagai informasi cacing tanah memiliki kemampuan berkembang biak yang sangat cepat dimana hanya dalam waktu 2 sampai 3 bulan dari mulai telur sampai usia dewasa. Selain itu rata rata jika beternak 100 ekor cacing dapat diperoleh 100.000 dalam satu tahun. Salah satu keunggulan usaha ini adalah harga cacing tanah yang sangat tinggi sehingga keuntungan yang didapat bisa berkali kali lipat. Harga cacing tanah jenis lumbricus dipasar lokal sekitar Rp.80.000 sampai 100.000 per kilo tergantung di tiap tiap daerah. Untuk harga cacing tanah jenis tiger sekitar Rp.65.000 sampai Rp.70.000 per kilo.
cacing tanah jenis lumbricus daerah jakarta Rp. 75.000, surabaya Rp.80.000, yogyakarta Rp. 77.000, bali Rp.90.000,

Cara pemasaran cacing tanah
kita sudah menguasai ilmu budidaya cacing tanah, namun untuk membuka usaha budidaya tidaklah cukup hanya dengan ilmu tersebut. setelah bisa membudidayakan cacing tanah, anda harus dapat menjualnya. kalau tidak bisa menjual cacing tanah..... ya akan sia sia saja.

pemasaran merupakan salah satu faktor perting dalam kegiatan usaha. Dari pemasaran tersebut, anda akan menghasilkan keuntungan dan dapat menambah modal untuk pengembangan usaha.

lalu bagaimana caranya 

Mendatangi langsung ke pelaku usaha ternak unggas lokal – salah satu cara pemasaran cacing tanah adalah dengan mendatangi dan melakukan penawaran langsung ke pelaku usaha ternak di daerah kota anda. cara pemasaran ini sangat cocok bagi pelaku usaha pemula. Lakukan komunikasi secara intensif dan pendekatan secara personal dengan kerjasama yang saling menguntungkan.

tentunya dalam melakukan penawaran harus sama sama menguntungkan antar kedua belah pihak. buatlah perjanjian tertulis jika mereka membutuhkan cacing dalam jumlah yang besar. namun anda harus memperhatikan kemampuan produksi anda, jangan sampai anda tidak bisa mensupply cacing. 

lalu bagaimana jika dikota anda tidak terdapat pengusaha unggas??? kan tidak semua wilayah bisa dijadikan ternak unggas, karena faktor polusi udara?

berarti anda harus mencarinya di kota terdekat dimana terdapat ternak unggas. walaupun ada berbagai cara untuk pemasaran. namun cara ini harus wajib anda lakukan, dengan penawaran langsung ke pembeli.

Mempromosikan melalui media sosial – cara selanjutnya adalah dengan mempromosikan cacing tanah melalu media sosial anda bisa memposting di facebook, twitter, instagram. Dengan melakukan promosi ke grup grup usaha khusus peternakan dan unggas dimana meraka pasti membutuhkan pakan cacing tanah di facebook pastinya kemungkinan terjadi transaksi sangat besar.

Facebook - anda bisa memanfaatkan akun pribadi anda sendiri dengan memposting kegiatan dan melakukan promosi. selain itu ada fitur dari facebook yaitu membuat page (halaman) buatlah page khusus usaha cacing tanah. jadi aktivitas promosi cacing tanah ada di page tersebut sedangkan akun pribadi membantu membagikan postingannya saja.

di dalam aplikasi facebook juga terdapat grup grup sosial lainnya. anda juga bisa bergabung dengan grup mengenai budidaya khususnya cacing tanah. kelebihan gabung dengan grup yang sudah ada adalah di dalam grup tersebut sudah ada anggotanya dan mereka mempunyai minat yang sama.

Twitter -  anda bisa memanfaatkan twitter untuk mempromosikan usaha anda. namun kalau bisa, sebelumnya anda harus memiliki website atau toko online. dari toko online tersebut, anda bisa membagikannya melalui twitter. manfaatkan teknologi infomasi dengan biaya yang minimal.


Instagram - sekarang ini aplikasi instagram sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. anda bisa membagikan foto kegiatan usaha, foto produk dan informasi lainnya dengan gambar.

Promosi melalui media website dengan membuat toko online - cara lainnya adalah dengan mempromosikan cacing tanah ada dengan toko online. Anda bisa membuat toko online lalu optimalisasi website toko online anda agar pengunjung / visitornya banyak dengan begitu akan sangat mudah untuk mempromosikan produk anda. jika website anda trafiknya sudah naik dan banyak pengunjung maka itu akan menjadi pondasi anda untuk mengembangkan usaha dengan membidik perdagangan ekspor.

sekarang ini sangat mudah untuk membuat website toko online sendiri. walaupun kita tidak bisa membuat sebuah website namun banyak sekali usaha jasa yang menawarkan pembuatan website toko online. dengan harga murah anda bisa memiliki sebuah website.

memiliki website sangat penting jika anda tidak memiliki tempat usaha. website berguna sebagai pengganti tempat usaha atau tempat berjualan.

selain itu ada juga web ecommerce yang ada di Indonesia yang bisa anda manfaatkan seperti OLX, tokopedia, dan lain lain. 


Pentingnya Membuka Jasa Pelatihan Usaha Budidaya Cacing

Agar bisnis kita cepat berkembang, anda harus memiliki strategi salah satunya adalah membuka jasa pelatihan usaha budidaya cacing, mengapa ini penting???

1. Untuk mengenalkan ke masyarakat umum bahwa anda adalah salah satu pelaku usaha budidaya cacing. Melalui pelatihan usaha ini akan membuat usaha anda cepat menyebar baik itu dalam kota maupun dari luar kota.

2. Usaha anda akan lebih cepat terkenal karena dibantu meraka yang sudah diberi pelatihan usaha. promosi usaha dari mulut ke mulut sangat efektif dibandingkan dengan promosi melalui media.

3. Bermanfaat bagi orang lain. Jangan khawatir jika mereka yang sudah anda latih terus ingin menjalankan usaha budidaya cacing. Bahkan mungkin para peserta pelatihan akan menjadi mitra anda suatu saat nanti. Bisnis ini potensinya masih sangat besar mengingat kebutuhan yang semakin besar dan pasokan yang terbatas.

4. Pelatihan usaha pada awalnya hanya untuk sosial, namun bisa saja di kemudian hari malah akan menjadi penopang atau menjadi sebuah pelatihan usaha / motivator dibidang budidaya cacing.

Membuka pelatihan usaha budidaya cacing ini tidak emmerlukan biaya tambahan lagi, karena dalam persiapannya anda sudah siap dan beraktifitas seperti biasanya. Anda hanya menerangkan cara cara dan langkah yang benar, apa yang seharusnya dilakukan dari awal sampai akhir.





Kisah Sukses Pengusaha Cacing

Dilansir Tribunnews.com, terdapat pengusaha cacing yang sukses berasal dari kota Malang. Dibangun sejak dari nol sampai sekarang berkembang pesat sampai sekarang ini omsetnya sampai ratusan juta rupiah dalam satu bulan.

Pengusaha ini bernama Abdul Azis Adam Maulida yang berkecimpung dalam budidaya cacing. Sebelum berwirausaha, beliau bekerja di sebuah perusahaan kimia pada tahun 2010. Dengan gelar sarjana teknik industri ini memang sempat menganggur selama satu tahun lamanya setelah keluar dari perusahaan tersebut.

Nah, pada saat menganggur tersebut, beliau ke kota Semarang untuk belajar budidaya belut. Dari situlah pak Adam ini mengenal cacing, karena cacing adalah makanan yang baik untuk belut.

Setelah beberapa waktu belajar tentang belut, pak Adam memutuskan untuk berhenti menjadi peternak belut karena memang tidak mudah.

Setelah itu, pak Adam memutuskan untuk beternak sapi dengan kerjasama dengan orang lain sebagai mitra kerjanya. Namun sekali lagi usaha yang dibangunnya tidak berhasil karena memang butuh fokus dan jika tidak jeli hewan sapi sering mati sehingga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Setelah itu, pak Adam mencoba untuk budidaya cacing, namun usaha tersebut bukan yang utama.

Alasan pak Adam membudidaya cacing karena perawatannya gampang dan makanannya pun bisa dari sampah dapur yang dihaluskan.

Suatu ketika pak Adam memutuskan untuk serius beternak cacing pada tahun 2013.

Dari situlah lama kelamaan usahanya berkembang dan pada 2014 pak Adam mendirikan CV Rumah Jaya Organik.

Suatu saat pak Adam bertemu dengan Prof. Karsono dari Madiun (seorang peneliti dan anggota Komite Dewan Pupuk Nasional. Dari situlah pak adam mencoba bahwa cacing tidak hanya sebagai pakan, namun bisa diolah menjadi jus atau difermentasikan, dengan begitu harga jualnya menjadi lebih mahal.

Berkat keseriusan paka Adam ini, sekarang omsetnya sampai ratusan juta rupiah perbulan. Bahkan pada tahun 2017 bekerjasama dengan perusahaan yang memiliki cabang di belasan negara di Asia. Dalam satu bulan pak Adam dapat memasok sekitar 60 ton cacing dan di eksport sampai Myanmar, Malaysia, India, Nepal, Vietnam, Tiongkok, Bangkok.


Jenis Jenis Cacing Tanah yang Sering dibudidayakan

Banyak orang berfikir bahwa cacing tanah jenisnya hanya satu, namun ternyata ada beberapa jenis cacing tanah yang perlu kita ketahui dan cacing tanah tersebut biasa dibudayakan (dimanfaatkan untuk membuka usaha).

Kita sebagai peternak cacing harus tahu bahwa terdapat 4 macam cacing tanah seperti cacing Lumbricus Rubellus, Cacing Africa, Cacing Biru dan Cacing Tiger. Nah dari kesemuanya tersebut tidak memiliki tulang belakang. Mari kita bahas satu persatu.

1. Cacing Lumbricus Rubellus
Memiliki ciri yaitu panjang cacing antara 7,5 sampai 9 cm, untuk wana yaitu merah kecoklatan, pada ekor berbentuk tumbul dan warnanya yang kuning. Cacing ini berasal dari eropa dan biasa digunakan untuk industri farmasi, pakan hewan, kosmetik, dan dapat dikonsumsi untuk manusia. Sebutan lain dari cacing ini adalah red worm karena warnanya yang merah kecoklatan dan sangat mudah untuk dibudidayakan. Rata rata 1 indukan dapat menghasilkan 100 sampai 106 telur atau kokon pertahun. Cacing ini bertelur setiap 2 minggu sekali.


Untuk kelebihan, cacing ini tergolong rakus sehingga cocok untuk biomas penghasil pupuk kascing dan dengan perkembangbiakan yang cepat membuat produksi cacing sangat meningkat. sedangkan kekurangannya adalah tidak mampu bersaing dengan cacing lokal.

2. Cacing Afrika
Memiliki ciri fisik yaitu panjang tubuhnya antara 30 sampai 35 cm dengan warna tubuh merah kecoklatan, bentuk ekor yang runcing dan warnanya yang pucat. Peternak biasanya membudidayakan cacing ini untuk diambil kascingnya. Kemampuan hidup cacing ini berada di temperatur 24 sampai 30 derat celcius. Cacing jenis ini cocok sebagai umpan pancing.


Kelebihan cari cacing afrika ini memiliki kelebihan yaitu memiliki bobot yang berat dibanding yang lain, sedangkan kekurangannya cacing ini mudah stress dengan tanda tanda seing memotong bagian tubuhnya.

3. Cacing Indian Blue
Memiliki ciri panjang tubuh antara 20 sampai 25 cm dan warna tubuh merah coklat kebirubiruan, untuk bentuknya berbentuk bulatdengan gerakannya yang lincah. Biasanya kita menemukan cacing lokal ini di antara tumpukan sampah pelepah pohon pisang yang sudah busuk atau juga di kandang sapi.


Cacing ini memiliki kelebihan yaitu perkembangbiakannya sangat cepat, cepat beradaptasi dengan lingkungan tropis, sedangkan kekurangannya yaitu sangat sensitif pada getaran sehingga sering kabur jika ada getaran.

4. Cacing Tiger
Memiliki ciri panjang sampai 10 cm dengan warna merah kecoklatan dengan garis tubuh yang terlihat jelas, untuk bentuk ekor yang tumpul dan warnanya kuning. Cacing ini memiliki bentuk yang silindris dan gerakannya yang lambat. Kita bisa menjumpai cacing ini di tumpukan sampah ruah tangga, bahan organik, dan di bawah batang pisang yang membusuk. Cacing ini disebut juga tiger worm dan sering digunakan sebagai penghasil kompos. 


Cacing ini memiliki kelebihan yaitu perkembangbiakannya yang cepat sedangkan kekurangannya mudah kabur dari tempat budidaya.



Demikian ulasan mengenai harga dan cara pemasaran usaha ternak budidaya cacing tanah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.



Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon