Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Rabu, 03 Mei 2017

4 Cara Sukses Budidaya Ikan Koi Untuk Usaha



Cara Sukses Budidaya Ikan Koi Untuk Usaha  - Ikan koi berasal dari bahasa jepang yang berarti ikan karper. Di jepang, ikan koi dijadikan sebuah simbol persahabatan dan cinta. Hal itu dikarenakan ikan koi ada merupakan homofon yang maknanya adalah cinta dan kasih sayang. Ikan koi termasuk diantaranya adalah ikan mas dimana ikan tersebut mempunyai ornamen dan bentuk yang sangat indah, selain itu ikan ini termasuk ikan jinak. Anda pasti sering melihat beberapa teman dan tetangga yang memelihara ikan koi dirumah karena terdapat kepercayaan bahwa dengan memelihara ikan koi akan membawa keberuntungan. Jika anda menekuni peluang usaha budidaya ikan koi, anda harus mempelajari cara mengawinkan ikan, cara memelihara baik di kolam terpal, di aquarium, atau di kolam beton. Anda juga harus dapat membedakan koi jantan dan betina. Anda juga harus mengerti analisa usaha seperti modal awal, pemeblian peralatan dan perlengkapan, dan terakhir kuntungan usaha. 



Kali ini SiapaBisnis hanya akan mengulas tentang cara sukses budidaya ikan koi untuk usaha. Usaha budidaya ini sebenarnya cukup mudah dikerjakan karena prosesnya sama dengan budidaya ikan mas. Namun anda tetap harus mengetahui cara budidayanya.

Proses Pemilihan Induk
Langkah awal proses budidaya adalah dengan memilih induk ikan koi yang tepat. Proses ini sangat penting mengingat nanti akan menghasilkan anakan ikan yang bagus dan berkualitas. Secara umum anda dapat melihat dan mengamati ciri ciri ikan koi yang baik seperti memilih ikan yang sudah berumur lebih dari 2 tahun, memiliki jenis ikan yang hampir sama, jika anda mengamati bentuk tubuhnya ideal jika dilihat dari atas seperti torpedo, gaya berenang ikan tersebut tenang dan seimbang, anda juga bisa mengamati warna ikan yang cerah dan kontras, pilihlah ikan yang gesit atau lebih banyak gerak.

Proses Pemeliharaan Indukan
Jika anda sudah memilih indukan ikan koi, langkah selanjutnya adalah dengan memelihara indukan tersebut dengan memisahkannya kedalam kolam khusus. Sebaiknya kolam ikan berkedalaman sekitar minimal 150 cm. Anda juga harus memperhatikan kepadatan kolam jangan sampai terlalu padat. Sebagai contoh ukuran kolan 4 x 5 meter diisi maksimal 20 ekor betina atau 40 ekor jantan. Anda juga harus memisahkan ikan jantan dan ikan betina agar nanti saat dipijahkan tidak mengalami pemberokan. Untuk pemberian pakan indukan diberi 3 sampai 5 % dari bobot tubuh dalam satu hari dan jumlah pemberian pakan 3 sampai 4 kali.

Proses Pemijahan
Menyiapkan tempat pemijahan – anda harus menyedikan kolam khusus yang terbuat dari semen dan diplester agar sisik ikan tidak rusak jika ada gesekan. Kedalaman kolam sekitar 3 x 6 meter dengan kedalaman 60 cm dan ketinggian 40 cm. kolam harus ada saluran keluar masuk air dan diberi saringan halus tujuannya agar larva hasil pemijahan tidak hanyut ke luar kolam.

Melakukan proses pemijahan -  proses pemijahan dengan cara memasukkan indukan koi betina dahulu pada sore hari. Anda harus menunggu pada malam harinya agar ikan dapat beradaptasi di kolam baru dan tidak stress. Setelah itu masukkan ikan jantan di kolam sebanyak 3 sampai 5 ekor agar potensi kegagalannya kecil. Dari situ ikan akan dibuahi dimana ikan betina menyemprotkan telurnya pada kakaban. Setelah selesai, angkat indukan tersebut pada kolam pemijahan agar ikan indukan tidak memakan telur telurnya.

Penetasan larva – untuk penetasan telur suhu air harus 27 sampai 30 derajat celcius dan akan menetas dalam waktu 48 jam. Jika suhunya dingin penetasannya akan lama dan jika suhunya panas maka telurnya akan membusuk. Jika larva sudah terbentuk beri makan kuning telur yang sudah di rebus, dilumat dan dicampur air pada hari ke lima. Untuk pemberian pakan jangan berlebihan karena akan mengotori kolam. Dalam pemberian pakan berlangsung selama 3 minggu setelah itu dipindahkan ke kolam lain.

Pendederan – proses selanjutnya adalah memindahkan ke kolam pendederan sampai ikan koi berumur 3 bulan. Dari umur tersebut ikan koi berukuran sekitar 15 cm. kolam yang berukuran 3 x 4 m dengan kedalaman 40 cm bisa menampung 250 sampai 300 ekor ikan koi. Pemberian pakan pelet 2 sampai 3 kali dalam sehari.

Proses Penyortiran
Proses terakhir adalah penyortiran untuk memilih kualitas ikan. penyortiran bisa dilakukan pada umur 1 bulan, namun pada umumnya dilakukan pada umur 3 bulan. Proses penyortiran adalah dengan memilih ukuran, bentuk, warna ikan koi. Bedakan dengan kualitas rendah dan kualitas bagus.

Demikian ulasan mengenai cara sukses budidaya ikan koi untuk usaha. Dengan mengetahui cara budidaya merupakan salah satu tahapan yang harus anda kuasai dalam membuka usaha


Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon