Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Rabu, 12 April 2017

Rincian Modal Usaha Butik



Rincian Modal Usaha Butik – usaha butik masih memiliki prospek yang menjanjikan. Jika anda mengamati, usaha butik sudah ada sejak lama dan sampai sekarang semakin bertambah pelaku usaha yang membuka usaha butik. Berbagai macam produk yang ada dalam butik, misalnya butik batik, butik pakaian, butik baju muslim. anda harus belajar cara membuka atau memulai usaha butik. Pastinya anda harus menyediakan modal awal usaha untuk keperluan butik anda. 



Berikut adalah gambaran umum rincian modal usaha butik 

Modal untuk sewa tempat usaha
Modal usaha yang pertama kali anda keluarkan adalah biaya sewa tempat usaha. Biasanya modal ini sangat besar dan menyedot keuangan anda. Anda harus mendapatkan lokasi yang tepat dan sesuai dengan konsep bisnis anda dan juga sesuai dengan budget yang diinginkan. Jumlah modal usaha tergantung luas tempat tersebut, selain itu juga tergantung dari daerah tersebut. Misalnya harga sewa di pusat kota jogja berbeda dengan harga sewa di pusat kota magelang walaupun luasnya sama dan posisi lokasi usaha berada di pinggir jalan pusat kota. Tapi setidaknya anda harus menyiapkan uang sekitar 30 juta untuk harga sewa.

Modal untuk renovasi dan etalase ruangan
Setelah anda mendapatkan tempat usaha, anda harus mengeluarkan biaya untuk merenovasi ruangan. Usaha butik harus membutuhkan renovasi ruangan yang bagus, rapi, dan bersih dan sesuai dengan tema. Bayangkan saja jika butik anda ruangannya hanya berupa cat putih dan tidak ada pengaturan pencahayaan. Saya sebagai pembeli pasti tidak akan mau datang ke tempat itu. Untuk modal biaya yang diperlukan untuk renovasi ruangan dan pembuatan etalase ruangan setidaknya dibutuhkan uang sekitar 20 jutaan. Tergantung dari rumit tidaknya renovasi tersebut.

Modal untuk membeli peralatan dan perlengkapan
Setelah itu anda harus menyediakan modal biaya untuk membeli peralatan dan perlengkapan. Hal hal umum seperti membeli meja, kusi, peralatan alat tulis, hangger, peralatan hitung, kasir dan peralatan dan perlengkapan yang lain. Biaya dan modal usaha ini dapat anda tekan sampai sedemikian rupa, atau anda maksimalkan sedemikian rupa, singkat kata anda bisa memilih barang barang berkualitas bagus dengan harga mahal atau anda memilih barang barang berkualitas rendah dengan harga murah. Itu sangat tergantung pada target pasar yang akan anda tuju apakah masyarakat atas atau masyarakat menengah bawah. Uang yang diperlukan biasanya mulai dari 15 jutaan.

Modal untuk mengisi toko dan stok barang
Yang paling utama pengeluaran modal usaha adalah untuk membeli produk dan stok butik. Semakin banyak macam dan ragam butik maka akan membuat masyarakat semakin tertarik untuk memberi produk di tempat anda. modal untuk stok barang tergantung pada kualitas pakaian yang dijual. Apakah menjual produk dengan kualitas bagus atau pakaian dengan kualitas sedang. Setidaknya jumlah stok untuk pakaian yang akan di jual minimal 1000 pakaian. Persepsikan anda sebagai pembeli. Pastinya anda akan memilih membeli produk di butik yang lengkap dan punya banyak macam jenis. Setidaknya anda menyiapkan uang sekitar 20 jutaan.

Modal untuk keperluan operasional
Modal yang harus anda siapkan salah satunya untuk keperluan operasional. Biaya operasional seperti, biaya gaji karyawan, biaya penyusutan, biaya transportasi dan keperluan operasional lainnya. Setidaknya anda harus siap untuk modal awal tersebut. jumlah modal untuk keperluan operasional sebesar 7 juta rupiah.

Modal untuk safety selama tiga bulan
Setelah semuanya terpenuhi, anda bisa langsung menjalankan usaha. namun saat awal buka usaha mungkin dalam waktu 2 sampai 3 bulan kedepan, pendapatan anda masih sedikit sehingga tidak mampu membiayai keperluan operasional, oleh sebab itu dibutuhkan modal untuk safety selama tida bulan dengan tujuan dapat menjamin keberlangsungan usaha anda. Perkiraan modal untuk safety adalah 3 kali biaya operasional, misalnya perbulan membutuhkan biaya 7 juta, itu berarti anda harus menyiapkan modal cadangan sebesar 21 juta. Modal safety bisa digunakan dan bisa tidak digunakan. Apabila dalam satu bulan penjualan sudah bisa memutupi biaya operasional satu bulan maka anda tidak perlu menggunakan dana safety tersebut.


Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon