Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Sabtu, 15 April 2017

Peluang Bisnis Usaha Budidaya Jamur Tiram dengan Analisa Lengkap



Peluang Bisnis Usaha budidaya Jamur Tiram dengan Analisa Lengkap – kali ini saya akan membahas tentang perhitungan bisnis, rincian modal, cara membuka usaha, dan menganalisa keuntungan dan kerugian usaha budidaya jamur tiram. Jamur tiram merupakan salah satu jamur yang bisa dikonsumsi manusia. Jamur tiram biasanya hidup di permukaan batang pohon lapuk atau batang yang sudah di tebang. Jamur tiram biasa hidup di daerah hutan atau daerah sejuk, namun sekarang ini banyak pelaku usaha yang ingin membudidayakan jamur tiram di perkotaan atau pedesaan. Jamur tiram merupakan salah satu jamur yang dapat dimakan, jika di olah menjadi masakan atau makanan rasanya menjadi sangat enak dan lezat. Banyak kalangan yang menyukai oalahan makanan jamur tiram mulai dari usia muda hingga usia dewasa. 





Cara memulai usaha budidaya jamur tiram – untuk membuka usaha jamur tiram sangat mudah dan bisa dijalankan semua orang baik ibu rumah tangga maupun anak anak muda. Modal usaha yang dibutuhkan juga tergolong kecil namun keuntungan yang didapat sangat besar. Beberapa peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan adalah tangki air sprayer, termometer.


Manfaat jamur Tiram – jamur tiram memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut beberapa manfaat dari jamur tiram : Pengendali kolesterol, meningkatkan imunitas tubuh, membantu radikal bebas, asupan nutrisi bagi ibu hamil, penghancur virus tumor,sumber protein alternatif, membantu melindungi jantung dan menurunkan tekanan darah, mencagah penyakit kanker payudara, anti bakteri, mengurangi risiko kanker prostat, dapat mengatasi liver, dapat menurunkan berat badan
 
Cara budidaya jamur tiram – berikut adalah langkah langkah hal yang dilakukan sebelum menanam bibit jamur tiram. Langkah pertama dengan menyiapkan bahan dan peralatan yang akan digunakan, langkah selanjutnya dengan mencampur serbuk kayu dengan bahan lain seperti bekatul, tepung jagung dan kapur sampai merata. Selanjutnya adalah dengan menambahkan air sekitar 65% dari tempat tanam. Selanjutnya dengan memasukkan bibit ke dalam kantung plastik dan padatkan, beri cincin paralon pada bagian atas kantung pastik setelah itu lubangi setengah kantong plastik dengan kayu, tutup dengan kertas lilin. Setelah itu media tanam yang sudah dikemas disterilisasi pada suhu sekitar 120 derajat celcius selama tujuh  sampai delapan jam. Setelah itu dinginkan selama delapan sampai duabelas jam di ruang inokulasi.

Tips bisnis usaha budidaya jamur tiram

Lokasi usaha
Lokasi usaha untuk jamur tiram cocok berada di daerah pedesaan. Dengan kondisi tanah yang masih subur dan sumber air yang masih bagus, lebih baik jika usaha budidaya jamur tiram dilakukan di desa. Jika anda berniat untuk budidaya di perkotaan, maka anda harus memastikan bahwa panas sinar matahari sedikit, kelembaban terjaga dan sumber air bersih juga mencukupi, untuk penanaman bisa dilakukan di baglog.

Harga jamur tiram
Harga untuk baglog sekitar Rp.2.000 sampai Rp.3.500, tergantung pasokan dan harga pasaran di tiap tiap daerah. Jika dijual jamur tiram perkilonya bisa mencapai sekitar Rp.12.500 sampai Rp.20.000.

Produk
Produk jamur tiram anda harus berkualitas dan siap panen agar dapat mencapai bobot dan hasil maksimal. Untuk 1 baglog dapat mencapai berat antara 1,5 sampai 1,7 kg

Promosi usaha
Promosi usaha budidaya jamur tiram bisa dilakukan dengan melakukan penawaran langsung ke penjual pasar pasar tradisional atau ke warung makan berbahan baku jamur tiram. Selain itu anda bisa menawarkan jamur tiram melalui online dan media sosial

Pelayanan
Lakukan pelayanan yang terbaik dengan proses cepat dan tepat waktu, jangan sampai mengecewakan pembeli atau konsumen.

Analisa bisnis usaha budidaya jamur tiram

Modal awal
Barometer
Rp.200.000
Peralatan pertanian
Rp.200.000
Tangki air
Rp.450.000
Termometer
Rp.150.000
Pemasangan etalase listrik
Rp.500.000
Total modal awal
Rp.1.500.000

Biaya tetap
Penyusutan Barometer
Rp.200.000
1/36
Rp.5.500
Penyusutan Peralatan pertanian
Rp.200.000
1/36
Rp.5.500
Penyusutan Tangki air
Rp.450.000
1/36
Rp.12.500
Penyusutan Termometer
Rp.150.000
1/36
Rp.4.100
Penyusutan Pemasangan etalase listrik
Rp.500.000
1/36
Rp.13.800
total biaya tetap perbulan


Rp.41.400
total biaya tetap per 5 bulan
Rp.41.400
5
Rp.207.000

Biaya tidak tetap sekali panen
Baglog
Rp.3.000
1000 buah
Rp.3.000.000
Plastik kemasan


Rp.1.000.000
Transport


Rp.500.000
Listrik dan air


Rp.500.000
Biaya lain lain


Rp.300.000
Total biaya tidak tetap


Rp.5.300.000

 Perkiraan :
1 baglog 1,5 atau 1,7 kg biasanya menghasilkan jamur tiram sebesar 0,5 kg sampai 0,7 kg dan masa sekali panen sekitar 4 sampai 5 bulan
Untuk kegagalan baglog sekitar 5 persen dari total baglog

Penerimaan
Penjualan
Rp.20.000
0,5 kg x 950 log
Rp.9.500.000
Biaya



Biaya tetap
Rp.207.000


Biaya tidak tetap
Rp.5.300.000


Total biaya


Rp.5.507.000
Laba bersih / panen


Rp.3.993.000

Demikian yang dapat saja jelaskan mengenai usaha budidaya jamur tiram beserta analisa usahanya, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon