Info Pengujung SiapaBisnis Terbaru: Pengunjung hari kemarin: 2.539, Pengunjung bulan lalu: 60.234

Jumat, 28 April 2017

Modal Usaha Warung Sate dan Prospek Usahanya



Modal Usaha Warung Sate dan Prospek Usahanya – siapa yang tidak mengenal makanan sate, sate sudah terkenal di banyak wilayah indonesia. Makanan ini berbahan baku utama daging dan dimasak dengan cara dibakar. Makanan sate sangat disukai oleh banyak orang mulai dari anak anak sampai orang tua. Jika anda ingin membuka usaha warung sate, anda harus mengetahui seluk beluk sate, jenis jenis sate, misal sate kambing, sate padang, sate maranggi, sate kerbau, dan sate ayam. Anda harus mengetahui analisa usaha warung sate seperti modal awal, pembelian gerobak, daftar peralatan dan perlengkapan, harga bakan baku, sewa tempat, biaya operasional agar anda perencanaan lebih matang. 



Prospek usaha
Prospek usaha warung sate masih sangat menjanjikan. Jika anda melihat di sekitar daerah anda dan mengamatinya, anda pasti sering melihat usaha sate yang bertebaran di tiap sudut kota. Baik itu di pinggir jalan raya dengan memakai gerobak keliling, memakai tenda maupun dengan jualan sewa tempat. usaha sate sudah ada sejak dahulu dan tiap tahun perkembangan usaha sate jumlahnya semakin banyak, banyak pelaku usaha yang tetap membuka usaha ini karena pembeli dan penggemar sate sangat banyak. Setiap warung sate pasti ramai pembeli, yang terpenting adalah anda harus memastikan bahwa sate anda rasanya enak. Yang terpenting adalah fokus pada usaha anda, kemungkinan berhasil akan besar. Salah satu alasan banyak yang membuka warung sate adalah modal yang dikeluarkan tidak besar, dapat disesuaikan dengan budget anda. Untuk mendapatkan bahan baku sate juga sangat mudah, untuk resep cara membuat sate dapat anda pelajari di internet youtube dan anda bisa mencoba sendiri.

Modal usaha
Untuk membuka usaha sate diperlukan modal usaha. Secara umum, modal yang harus anda siapkan adalah untuk membeli gerobak sate sekitar 3,5 jutaan, untuk membeli peralatan masak sekitar 1 jutaan, untuk membeli peralatan makan sekitar 1 jutaan, untuk membeli peralatan lain seperti wadah, ember, dll sekitar 200 ribuan. Jika anda sudah memiliki tempat usaha sendiri dan tidak menyewa akan lebih baik, namun jika anda tidak punya tempat maka anda harus mengeluarkan biaya untuk sewa tempat. anda harus menyiapkan dana untuk keperluan operasional selama 3 bulan. Harga yang saya sebutkan tadi adalah berupa gambaran umum, harga dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kualitas produk yang anda beli.

Terimakasih untuk tidak berkomentar SPAM :)
EmoticonEmoticon